SELAMAT DATANG DI SD NEGERI SUMBERTEGUH

Selasa, 04 Oktober 2011

MAKAM NABI MUHAMMAD SAW


BERITA PENTING UNTUK UMMAT ISLAM DISELURUH DUNIA :

Surat Ini Datangnya dari Syeckh Achmad di Saudi Arabia.

" AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW, WASIAT UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM "

Dari Syeckh Achmad Seorang Penjaga Makam Rasulullah di Madinah yaitu Masjid Nabawi Saudi Arabia.

SYECKH ACHMAD :

"Pada malam tatkala hamba membaca Al Quran di makam Rasulullah, dan hamba sampai tertidur, lalu hamba bermimpi. Didalam mimpi hamba bertemu dengan Rasulullah SAW, dan beliau berkata, "didalam 60.000 orang yang meninggal dunia, diantara bilangan itu tidak ada seorangpun yang mati beriman, dikarenakan:

1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata suaminya.

2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi melambangkan atau menimbangkan rasa belas kasih kepada orang-orang miskin.

3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa, tidak sholat dan tidak menunaikan ibadah haji, padahal mereka-mereka ini mampu melaksanakan.

Oleh sebab itu wahai Syechk Achmad engkau sabdakan kepada semua ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan menyembah kepada Allah SWT."

Demikian pesan Rasulullah kepada hamba, Maka berdasarkan pesan Rasulullah tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan kepada segenap ummat Islam di dunia :

> a. Ber Shalawatlah kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW.

> b. Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan sholat 5 (lima) waktu.

> c. Ber Shadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni anak-anak yatim piatu.

> d. Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu, tunaikan segera ibadah haji.

Perhatian: Bagi siapa saja yang membaca surat ini hendaklah menyalin/mengcopynya untuk disampaikan kepada orang-orang lain yang beriman kepada hari penghabisan/kiamat.

Hari kiamat akan segera tiba dan batu bintang akan terbit, Al'Quran akan hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah manusia akan panik. Itulah akibat dari kelakuan mereka yang selalu menuruti hawa nafsu dalam jiwa

PENJAGA MAKAM RASULULLAH S.A.W. SYECKH ACHMAD DI MADINAH.

Untuk Akses Lebih Cepat WWW.NURSYIFA.NET - Tanpa Banner

Senin, 03 Oktober 2011

PENATAAN PNS ADALAH PRIORITAS REFORMASI DEMOKRASI

Jakarta-Humas BKN, Penataan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah salah satu prioritas Reformasi Birokrasi. Di samping itu, penataan PNS secara komprehensif dan berkelanjutan akan menciptakan birokrasi yang efektif, efisien, dan produktif. Informasi ini disampaikan Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kebijakan Pengadaan CPNS Sewilayah Kerja Kantor Regional (Kanreg) V BKN di Ruang Rapat Hotel Kawanua Aerotel Jakarta, Rabu (28/9). Hadir pula dalam rakor ini Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) Ramli E.I Naibaho, Kepala Kanreg V BKN N. Hasyim Hadisaputro, dan Direktur Pengadaan PNS Sayadi.




Waka BKN Eko Sutrisno (kedua dari kiri) memberikan arahan kepada para peserta rakor didampingi Deputi SDM Aparatur KemenPAN dan RB (kedua dari kanan), Direktur Pengadaan PNS Sayadi (kanan) dan Kepala Kanreg V N.Hasyim Hadisaputro



Lebih jauh Waka BKN menjelaskan bahwa penataan pegawai dilakukan melalui analisis beban kerja, analisis kebutuhan dan analisis kekuatan pegawai. Selain itu, jika dibutuhkan, dilakukan realokasi/redistribusi pegawai yang ada. Redistribusi pegawai dapat memecahkan permasalahan kelebihan pegawai di suatu instansi pusat/daerah tertentu maupun kekurangan pegawai di instansi pusat/daerah lainnya.



Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN dan RB Ramli E.I Naibaho menegaskan bahwa moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan sebagai salah satu tahapan pelaksanaan Reformasi Birokrasi Bidang SDM Aparatur. Moratorium ini juga sebagai pelaksanaan arahan Presiden untuk merumuskan jumlah pegawai yang tepat untuk di daerah yang penting tugas dapat dilaksanakan dengan baik sesuai kemampuan keuangan negara serta melihat kembali PP 41 Tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah



Para peserta Rakor Pengadaan CPNS sewilayah kerja Kanreg V mendengarkan arahan Waka BKN Eko Sutrisno

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Regional V BKN Jakarta N. Hasyim Hadisaputro menyatakan bahwa Rakor ini didasari atas terbitnya Peraturan Bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan tentang Penundaan Sementara Penerimaan CPNS. Penundaan sementara penerimaan CPNS ini dilakukan guna melaksanakan penataan organisasi dan penataan PNS sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan optimalisasi kinerja sember daya manusia serta efisiensi anggaran belanja pegawai.



Rakor Kebijakan Pengadaan CPNS sewilayah kerja Kanreg V BKN diadakan di Hotel Kawanua Aerotel Jakarta selama dua hari, Rabu-Kamis (28/9). Peserta rakor ini adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kepala Bagian/Bidang di instansi se-wilayah kerja Kanreg V BKN (DKI Jakarta, Kalimantan Barat, dan Lampung) dan pegawai Kanreg V BKN yang ditunjuk. Tujuan rakor ini adalah memberikan pemahaman tentang penundaaan sementara penerimaan CPNS dan meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja PNS selaku pengelola kepegawaian.

sumber : http://www.bkn.go.id/in/berita/1691-penataan-pns-adalah-prioritas-reformasi-birokrasi.html

Selasa, 27 September 2011

CERMOR " MAININ HP SENDIRI MALAM-MALAM "

Pada suatu malam Jum’at Kliwon, seorang penjaga kuburan melihat ada seorang wanita sedang mainin HP di atas salah satu kuburan. Penjaga kuburanpun menegur:

“Mbak ngapain malam-malam gini mainin hape di atas kuburan?”
Si cewek menjawab “Iya pak, abis dibawah sinyalnya lemah…”
?!?!?!?!?!?!?!?!?!

EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA




EKSTRAKURIKULER MUSIK ( SUARA )




Kamis, 22 September 2011

LELUCON/KELAKAR GUS DUR

Gus Dur Kerjain Presiden AS dan Perancis............

Dari semua Presiden Indonesia, Gus Dur adalah yang paling kukagumi. Selain demokratis, dia juga humoris, dan tidak bengis. Mungkin dia satu-satunya presiden di dunia yang memakai sandal dan sarung di istana negara. Memang, sungguh presiden yang praktis. His …! Salah, hus …! :)

Ini adalah satu kelakar Gus Dur yang kukutip dari situs resminya.

Gus DurSuatu hari Presiden Gus Dur mengundang Presiden AS dan Presiden Perancis terbang bersama berkeliling dunia dengan pesawat RI-01 yang baru dibeli. Boleh dong, emangnya AS dan Perancis aja yang punya pesawat kepresidenan. Seperti biasa, setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya.

Tidak lama, saat terbang, Presiden Amerika Bill Clinton mengeluarkan tangannya dari jendela pesawat. Sesaat kemudian dia berkata: “Wah, kita sedang berada di atas New York.”

Gus Dur pun bertanya: “Lho, kok bisa tahu sih?”

“Itu …, patung Liberty kepegang,” jawab Clinton dengan bangganya.

Nggak mau kalah, beberapa jam kemudian Presiden Perancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar. “Tahu nggak, kita sekarang sedang berada di atas kota Paris,” katanya dengan sombongnya.

Presiden Indonesia: “Wah, kok bisa tahu juga?”

“Itu …, menara Eiffel kepegang,” sahut Presiden Perancis tersebut.

Karena disombongin sama Clinton dan Chirac, kini giliran Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat. “Wah …, kalau sekarang sih kita sedang berada di atas pasar Tanah Abang, Jakarta,” teriak Gus Dur.

“Lho, kok bisa tahu sih?” tanya Clinton terheran-heran. “Iya, kok bisa tahu, padahal sampeyan nggak bisa melihat,” tanya Chirac pula.

Gus Dur pun menjawab dengan kalem: “Ini …, jam tangan saya hilang.” []

HALAL BIL HALAL 1432 H / 2011 M, KEC. KUDU KAB. JOMBANG











Selasa, 20 September 2011

PRESIDEN KITA SALAH SATUNYA BERASAL DARI JOMBANG

JOMBANG. Seorang pemimpin dapat menjadi teladan bagi anak buahnya. Terutama para presiden Indonesia dengan segala usahanya untuk memajukan nusantara di tingkat dunia.
Segala tindakan dan upaya yang mereka lakukan demi kemajuan bangsa, tidak terlepas dari pendidikan yang mereka dapatkan sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Kali ini, kamu akan diajak secara khusus untuk mengenal lebih dekat masa kuliah orang nomor satu di Indonesia ini.

1. Soekarno
Presiden pertama Indonesia ini meraih gelar Insinyur (Ir) dari Technische Hoge School yang kini bernama Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1926 silam.

2. Soeharto
Pria yang menjabat sebagai presiden RI selama 31 tahun ini mengawali pendidikannya di SD Desa Puluhan ketika usianya delapan tahun. Kemudian, dia dipindahkan ke SD Pedes Yogyakarta.

Setelah lulus Sekolah Rendah (SR) selama empat tahun, ayah dari enam orang anak ini melanjutkan sekolah ke sekolah lanjutan rendah di Wonogiri. Namun, di usianya yang menginjak 14 tahun, dia melanjutkan pendidikan di SMP Muhammadiyah Yogyakrta.

Pria yang mengundurkan diri pada 21 Mei 1998 tersebut tidak pernah melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi lantaran orangtuanya tidak memiliki biaya. Lantas, pada 1940, Soeharto melanjutkan pendidikannya di bidang kemiliteran. Pria yang tutp usia pada 27 Januari 2008 ini pun resmi bergabung dengan TNI pada 5 Oktober 1945.

3. BJ Habibie
Presiden dengan masa jabatan tersingkat ini mengenyam pendidikan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun, baru satu tahun menempuh pendidikan di kampus tersebut, dia melanjutkan pendidikannya ke Technische Hochschule, Jerman.

Pria kelahiran Pare-Pare, 25 Juni 1936 ini pun mendapatkan gelar Diploma dan Doktor dari institusi tersebut pada 1960 dan 1965.

Penerima penghargaan Theodore van Karman Award ini, mendalami kuliah bidang konstruksi pesawat terbang dan meraih predikat Summa Cum Laude. Mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi (Ristek) ini pun dinobatkan sebagai Guru Besar (Gubes) di ITB pada 1967.

4. Abdurrahman Wahid
Pria kelahiran Jombang, 4 Agustus 1940 ini mengawali pendidikan tingginya di Al-Azhar University, Kairo, Mesir melalui program beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Agama RI pada 1964 hingga 1966.

Tidak puas dengan metode pendidikan yang diajarkan universitas Al-Azhar, Gus Dur sapaan akrab ayah empat orang putri ini kemudian melanjutkan pendidikan ke Universitas Baghdad, Irak. Mahasiswa Fakultas Adab Jurusan Sastra Arab ini, berhasil meraih gelar sarjana pada 1970.

Gusdur pun berniat melanjutkan studinya ke Universitas Leiden, Belanda. Sayangnya, pendidikannya selama di Universitas Baghdad kurang diakui oleh Negara Tulip tersebut.

5. Megawati Soekarnoputri
Satu-satunya presiden wanita di Indonesia ini merupakan mahasiswi Universitas Padjajaran (Bandung) dalam bidang pertanian. Namun, karena kondisi politik saat itu tidak kondusif, maka keluarga presiden (Soekarno) harus diungsikan. Hal ini mengakibatkan pendidikan wanita kelahiran Yogyakarta, 23 Januari 1947 ini terpaksa terhenti.

Megawati pun kembali melanjutkan pendidikannya ke Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Psikologi. Namun, pendidikannya kali ini pun juga tidak selesai.

6. Susilo Bambang Yudoyono (SBY)
Pria kelahiran Pacitan, 9 September 1949 ini memiliki latar belakang pendidikan yang cukup panjang mulai dari dalam maupun luar nageri, yakni :

- Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
- American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
- Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
- Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
- On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
- Jungle Warfare School, Panama, 1983
- Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman, 1984
- Kursus Komando Batalyon, 1985
- Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
- Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Kansas, AS
- Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS
- Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tahun 2004

Minggu, 18 September 2011

EKSTRAKURIKULER DRUMBAND



EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT

EKSTRAKURIKULER KESENIAN



Jumat, 16 September 2011

EKSTRAKURIKULER PRAMUKA

Kamis, 15 September 2011

HASIL JUARA PERLOMBAAN DALAM RANGKA HUT RI KE 66

Atas kerja sama dan pembinaan oleh semua guru, sehingga SDN Sumberteguh mendapatkan juara dalam perlombaan :
1. Gerak jalan Pi : Juara I
2. Gerak jalan Pa : Juara II
di tingkat SD/MI di Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang, sehingga mendapatkan piala yang dapat dibanggakan.

Selasa, 23 Agustus 2011

JOMBANG TIDAK MENGUSULKAN TENAGA HONORER KATEGORI II KE BKN PUSAT

Hasil audiensi DPRD Kabupaten Jombang Menurut informasi yang disampaikan salah satu anggota DPRD Kabupaten Jombang, masih banyak tenaga honorer yang tercecer termasuk kategori II. Dalam kesempatan yang sama Marbawi menjelaskan bahwa menurut data yang telah masuk BKN, Kabupaten Jombang tidak mengusulkan tenaga honorer kategori II. Dan dianggap daerah tersebut tidak memiliki tenaga honorer yang kategori II. Bosman Sitinjak menambahkan untuk pengumuman kategori I yang MK nantinya akan diumumkan di Website BKN dan dapat disanggah oleh pihak yang terkait ataupun pihak lain jika ada kesalahan data dalam kurun waktu yang ditentukan yaitu 2 minggu dengan melapor ke BKN sesuai mekanisme yang ditentukan. Namun untuk pengumuman tenaga honorer kategori I dan kelanjutan tenaga honorer kategori II menunggu PP yang akan segera terbit (ayu/kis)

Sumber:http://www.bkn.go.id/in/berita/1643-moratorium-pns-tidak-akan-halangi-pengangkatan-tenaga-honorer-kategori-i-dan-ii.html

Senin, 22 Agustus 2011

GTT JOMBANG TUNTUT PEMBAYARAN TUNJANGAN SERTIFIKASI

Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) kabupaten Jombang siang (18/8/10) tadi mendatangi Gedung DPRD Jombang guna menuntut tunjangan sertifikasi yang sudah 6 bulan tidak terbayarkan.

"Sudah 6 bulan lho tidak terbayarkan. Maka kami dari Forum Guru Swasta Indonesia meminta dewan membantu merealisasikan tuntutan kami," kata Gigik Urbanianto, Ketua FGSI (Forum Guru Swasta Indonesia), Rabu (18/8/10).

Tidak berapa lama, aksi yang didominasi oleh para ibu guru tersebut langsung ditanggapi oleh Wakil Ketua Komisi D, Miftakhul Huda dengan memanggil pihak-pihak terkait mulai dari BKD (Badan Kepegawaian Daerah) hingga Disdik (Dinas Pendidikan) setempat.

Menurutnya, persoalan ini harus segera dituntaskan agar tidak berlarut-larut lagi. "Kita hari ini juga akan memanggil mereka (BKD dan Dinas Pendidikan) guna hearing lanjutan," kata politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Selain menuntut soal tidak dibayarkannya tunjangan sertifikasi, para guru tersebut juga meminta BKD untuk segera mengurusi sekitar 27 GTT yang tidak masuk ke data base. “Padahal mereka sudah memenuhi persyaratan guna masuk dalan database yang nantinya akan diajukan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) itu,” tandas Gigik

sumber : kedaiberita.com

Minggu, 21 Agustus 2011

UCAPAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H / 2011 M


SEGENAP KELUARGA BESAR SD NEGERI SUMBERTEGUH
KECAMATAN KUDU KABUPATEN JOMBANG
MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H / 2011 M
MOHON MAAF LAHIR & BATIN

KUMPULAN SMS UCAPAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H / 2011 M




Kumpulan SMS ucapan selamat hari raya idul fitri 1432H.Lebran datang lagi, inilah saatnya kita bergenbira menyambut kemenangan yang luarbiasa. Setelah satu bulan kita menahan lapar dan dahaga dan meredam dosa. Dihari nan fitri kita kembali suci marilah kita lapangkan dada membuka pintu maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang tak terjaga. Nah buat kamu yang ingin mengucapkan minal aidin walpaidin, pada teman sahabat atau kerabat yang tidak bisa bertemu secara langsung kamu bisa mengungkapkannya dengan ucapan lewat sms dengan kata-kata yang saya sediakan disini. Semoga ini bisa mewakili kamu untuk mngungkapkan kata maaf pada saat lebara. Berikut ada beberapa kumpulan ucapan sms selamat hari raya idul fitri 1432H 2011

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin.

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Ban9, SMS siapa ini ban9??
IsinYa k0q paKai “MaaF, SYan9!?”
Ban9, ToLon9 don9 maaFin aYe, ban9!
KaLo Ka9ak, HaTi ‘ni taK tenan9.
Ban9, MinaL aiDin waL faidZin ban9!

Kedewasaan bukan berarti hidup tanpa kesalahan.
Kecerdasan bukan berarti hidup tanpa khilaf.
Dengan segala kerendahan hati
Ku tundukkan kepala tuk memohon maaf..
Minal aidin wal faidzin..

Anak Kodok Makan Ketupat,
Makan Ketupat Sambil MeLompat
Ngirim Kartu Udah Ga Sempat,
Pake SMS pun, “No What-What”
Taqobbalallahu minnawaminkum,
tetap semangat dan dahsyat…..

Akal menujukan jalan di bumi
Hati menunjukan jalan nurani
Segala salah mohon diampuni
Idul fitri kita rayakan lagi….

Related posts:

1. Sms Ucapan Cinta Hari Valentine
2. Tips Cara Mendapatkan Teman Kencan Di Hari Valentine
3. Tips Cinta Cara Bahagia Bila Putus Cinta
4. Jepang Negara Kaya Raya, Kini Kelaparan
5. Ramalan Bintang Dan Horoskop Hari Ini 2 Februari 2011

Tags: kata-kata ungkapan maaf lebaran, sms ucapan lebaran, ucapan selamat idul fitri

Kamis, 18 Agustus 2011

INFO CPNS JOMBANG JATIM 2011

DPRD Kabupaten Jombang meminta eksekutif kembali mengurangi usulan pengajuan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Saat ini, Pemkab Jombang berencana mengusulkan rekrutmen 2.000 pegawai ke pemerintah pusat. Tentunya, ribuan pegawai tersebut akan banyak menyedot APBD untuk gaji dan belanja PNS.

Anggota Komisi A bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kab. Jombang, Erwan Prakoso dikonfirmasi, Jumat (15/7) berharap mengurangi jumlah usulan tersebut. Meskipun realisasinya nanti usulan itu dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun. Hal itu tetap akan menambah pengeluaran belanja pegawai. Padahal, masih banyak kegiatan lain meningkatkaan kesejahteraan masyarakaat yang membutuhkan biaya di luar peningkatan kesejahteraan PNS.

Sedangkan, Mulyati Dewi, Sekertaris Komisi A DPRD Kab. Jombang menambahkan, meskipun APBD Kabupaten Jombang kini mencapai Rp 1,1 triliun. Anggaran yang dipakai belanja langsung termasuk di dalamnya membayar gaji pegawai sekarang sekitar Rp 713 miliar. Sisanya yang Rp 288 miliar untuk belanja tidak langsung.

Dari Rp 288 miliar belanja tidak langsung, sekitar Rp 12 miliar dipergunakan membangun infrastruktur diantaranya untuk sarana jalan. Padahal idealnya untuk anggaran infrastruktur paling tidak antara 30% sampai 50% dari anggaran belanja tidak langsung. “Kalau usulan rekrutmen ribuan CPNS dikabulkan nantinya apa tidak semakin memperkecil anggaran belanja tidak langsung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat diluar PNS,” katanya.

Sedangkan, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Jombang, Budi Nugroho mengatakan sekarang ini keuangan Pemkab Jombang relatif sehat. Meskipun sekarang dana APBD tersedot Rp 713 miliar untuk belanja langsung termasuk gaji pegawai.

Namun dari jumlah dana yang terserap itu masih ada pemilahan lagi. Yakni 50% untuk gaji pegawai, dan 50 % lagi untuk belanja pembangunan. Belanja pembangunan itu diantaranya digunakan untuk anggaran Alokasi Dana Desa (ADD), dana hibah lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sehingga, DPRD tak perlu khawatir dengan kondisi keuangan Pemkab Jombang. Apalagi sekarang ini keuangan Pemkab Jombang oleh Kementrian Keuangan dinilai sehat dan mendapat reward Rp 18,5 miliar.

Menurut Budi, untuk mendapatkan reward itu, ada beberapa ukuran yakni diantaranya sistem keuangan Pemkab harus sehat, transparansi, serta penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Tahun ini Jombang masuk dalam keuangan sehat. Makanya Pemkab Jombang mendapat reward dari Kementrian Keuangan,”katanya. bas. Ref : surabayapost

Kamis, 04 Agustus 2011

GURU JADI UJUNG TOMBAK PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL

Guru Jadi Ujung Tombak Pembangunan Pendidikan Nasional

Guru menjadi ujung tombak dalam pembangunan pendidikan nasional. Utamanya dalam membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal.
Guru profesional dan bermartabat menjadi impian kita semua karena akan melahirkan anak bangsa yang cerdas, kritis, inovatif, demokratis, dan berakhlak. Guru profesional dan bermartabat memberikan teladan bagi terbentuknya kualitas sumber daya manusia yang kuat. Sertifikasi guru mendulang harapan agar terwujudnya impian tersebut. Perwujudan impian ini tidak seperti membalik talapak tangan. Karena itu, perlu kerja keras dan sinergi dari semua pihak yakni, pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan guru.

 
1996 - 2010 kemdiknas.go.id
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta 10270

Jumat, 29 Juli 2011

CONTOH MAKALAH PENDIDIKAN

MAKALAH PROFESI DUNIA PENDIDIKAN

A. Latar Belakang

Setiap kali kita mengharapkan sesuatu pekerjaan dilakukan dengan baik, apakah itu di rumah sakit, di pasar, di penjara, atau di panti pijat, kita berbicara tentang perlunya perilaku yang profesional. Di dalam arti kata itu terkandung makna bahwa perilaku itu didasarkan atas pengertian yang benar mengenai hal yang harus dilaksanakan, dan pengertian itu dilengkapi dengan kemahiran yang tinggi. Tindakan yang lahir dari gabungan kedua sifat itu, mencerminkan lebih kurang tingkat profesionalisme yang diharapkan dimiliki seseorang. 


Kalau pengertian ini kita terapkan di dalam kehidupan secara luas, maka di semua segi kehidupan diperlukan profesionalisme, walaupun kita belum terbiasa mendengar apa arti suami profesional, misalnya. Rupa-rupanya aspek kemahiran yang tinggi itulah yang dimaksud apabila kita berbicara tentang pencopet profesional. Atau pelacur profesional. Bagaimana dengan petinju profesional? Apakah, apabila dia tergolong petinju amatir, ia tidak dapat atau tidak boleh bertinju secara profesional? Ba-gaimana dengan guru yang profesional? Apa beda guru profesional di Amerika dengan guru di Indonesia? Bagaimana profesionalisme guru di zaman Orde Baru dibandingkan dengan guru Orde Reformasi?

B. Tujuan
Makalah ini bertujuan mengetahui 
  •  Profesionalisme Dunia Pendidikan
  • profesional guru di indonesia

C. Rumusan Masalah
  • Bagaimanakah profesional itu yang sebenarnya
  • Bagaimanakah professional itu di dan
  • Professional kah guru di indonesia

D. Batasan Masalah

Makalah Ini Hanya Terbatas Profesionalisme Dunia Pendidikan

BAB II
ANALISIS
PROFESIONALISME DUNIA PENDIDIKAN
A. Pengertian Profesi 

Menurut Dra. Ani M.Hasan,M.Pd, Profesi dalam pengertian yang lebih luas yaitu kegiatan untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik. 

Sedangkan Sumargi profesi guru adalah profesi khusus _ luhur. Mereka yang memilih profesi ini wajib menginsafi dan menyadari bahwa daya dorong dalam bekerja adalah keinginan untuk mengabdi kepada sesama serta menjalankan dan menjunjung tinggi kode etik yang telah diikrarkannya, bu-kan semata-mata segi materinya belaka

Makagiansar, M. 1996 profesi guru adalah orang yang Memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai, keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu

Nasanius, Y. 1998 mengatakan profesi guru yaitu kemampuan yang tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan. Ada beberapa peran yang dapat dilakukan guru sebagai tenaga pendidik, antara lain: (a) sebagai pekerja profesional dengan fungsi mengajar, membimbing dan melatih (b) pekerja kemanusiaan dengan fungsi dapat merealisasikan seluruh kemampuan kemanusiaan yang dimiliki, (c) sebagai petugas kemashalakatkatan dengan fungsi mengajar dan mendidik masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik.

Galbreath, J. 1999 frofesi gurtu adalah orang yang Bekerja atas panggilan hati nurani. Dalam melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat hendaknya didasari atas dorongan atau panggilan hati nurani. Sehingga guru akan merasa senang dalam melaksanakan tugas berat mencerdakan anak didik.

Pencanangan pekerjaan guru sebagai profesi kita catat sebagai sebuah upaya pemerintah yang sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Bagaimanapun, peran guru sangatlah vital dalam proses pendidikan. Guru merupakan salah satu subjek bersama anak didik untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge) dan juga transfer nilai (transfer of value). Bagaimana mungkin mereka bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik jika para guru tidak mendapatkan penghargaan yang memadai dari pekerjaannya. Lebih sempit lagi, bagaimana mungkin guru bisa menjalankan profesinya dengan baik jika dalam kondisi tidak sejahtera.

Pencanangan guru sebagai sebuah profesi dapat dikatakan merupakan upaya pengakuan pemerintah atas jasa dan kerja keras mereka. Pengakuan ini menyejajarkan profesi guru seperti dokter, pengacara, dan berbagai profesi lain. Apakah dengan pengakuan ini dengan sendirinya kesejahteraan segera meningkat? Tentu saja tidak serta-merta demikian, jika pemerintah kemudian tidak menindaklanjuti dengan berbagai kebijakan yang mengarah kepada proses penyejahteraan guru.

Pertanyaan berikutnya adalah, apakah sudah bisa dikatakan bahwa guru merupakan sebuah profesi? Dilihat dari pekerjaannya yang memerlukan dedikasi tinggi, memang ya. Namun sistem pendidikan di Indonesia tampaknya belumlah kondusif untuk menyebut bahwa guru merupakan profesi. Guru, pada umumnya, masih bersifat okupasional, dan melaksanakan berbagai kebijakan birokrasi pusat dan daerah, tanpa mampu mengembangkan profesinya sebagai pendidik. Mereka sehari-harinya disibukkan dengan perencanaan pengajaran di kelas, tanpa mendapatkan kesempatan yang memadai mengembangkan keilmuannya di bidang pendidikan. Pendeknya, mereka sekadar para tukang yang melaksanakan kurikulum.

Hal kedua yang menarik dari peristiwa pada pencanangan guru sebagai profesi adalah kegaduhan para guru saat mendengarkan Presiden SBY menyampaikan sambutan, sampai-sampai presiden berkata, "Tolong dengarkan saya memberikan sambutan!" Peristiwa ini sungguh memprihatinkan, tak ubahnya seorang guru yang mengajar di kelas, tapi muridnya senantiasa gaduh. Kegaduhan berulang saat SBY menyatakan bahwa kesejahteraan para guru akan ditingkatkan dengan cara pemerintah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Peristiwa ini mencerminkan betapa beratnya pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan guru dari sekadar okupasional menjadi sebuah profesi. Dari sisi kebijakan dalam soal pendidikan, tidaklah kondusif untuk mengantarkan guru untuk profesional. Dari segi kultur mendidik, itu menunjukkan para guru pun tidak mampu tertib mendengarkan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. Jika gurunya saja demikian, bagaimana mungkin mereka mampu menertibkan murid-muridnya di kelas?

Saat disebut "pemerintah daerah" berkaitan dengan "kesejahteraan", mereka pun kembali gaduh. Ini mengundang tanda tanya besar, ada apa dengan "pemda" dan para guru? Apakah guru tidak percaya lagi terhadap pemda yang akan dijadikan pilar untuk menyejahterakan mereka? Berbagai hal di atas menimbulkan pertanyaan, apakah bisa guru-guru kita profesional. Tapi apa pun yang terjadi, memang guru harus diperjuangkan untuk profesional.

B. PROFESIONAL

Profesional adalah suatu paham yang mencitakan dilakukannya kegiatan-kegiatan kerja tertentu dalam masyarakat, berbekalkan keahlian yang tinggi dan berdasarkan rasa keterpanggilan - serta ikrar (fateri/profiteri) untuk menerima panggilan tersebut - untuk dengan semangat pengabdian selalu siap memberikan pertolongan kepada sesama yang tengah dirundung kesulitan di tengah gelapnya kehidupan (Wignjosoebroto, 1999). 

Guru diharapkan melaksanakan tugas kependidikan yang tidak semua orang dapat melakukannya, artinya hanya mereka yang memang khusus telah bersekolah untuk menjadi guru, yang dapat menjadi guru profesio-nal. Tetapi sejauh mana ketentuan ini berlaku umum? Apakah sekolah guru menjamin lulusannya pasti adalah guru yang profesional? Banyak juga lulusan sekolah guru yang memberi kesan seolah-olah mereka tidak pernah melalui pendidikan guru. Jadi realitas ini tidak sesuai dengan yang seharusnya berlaku. Bahkan, sesekali ada juga orang yang tidak merupakan lulusan sekolah guru, yang kemudian ternyata dapat menjadi guru. Apakah mereka itu berhak menyandang predikat guru profesional ? 

Kalau begitu, apakah sebaiknya kita tidak usah persyaratkan perlunya seseorang terlebih dahulu bersekolah guru sebelum dapat menjadi guru yang profesional? Bagaimana pula keadaannya apabila tuntutan untuk menjadi guru profesional adalah begitu kuat, tetapi lingkungan dan kondisi kerja sama sekali tidak mendukung? Ataukah kita menggunakan istilah guru profesional hanya dengan harapan agar guru masih mau bekerja mati-matian, se-bagai pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi tanpa segala-galanya! _ di dalam kondisi yang setengah mati buruknya? Sunggguh tidak berperikemanusiaan untuk menuntut profesio-nalisme dari guru, kalau guru sebenarnya sudah tergolong kaum the have nots, di luar dan di dalam habitatnya sebagai guru. 

Di kalangan kelompok-kelompok atau organisasi profesional, dokter, pengacara, dan sekarang juga guru, seringkali kita mengenal sebuah sifat lagi yang ditambahkan di dalam persyaratan profesi: kode etik. Kode etik dokter, misalnya, tidak membenarkan anggota-anggotanya menceritakan kian kemari pe- nyakit atau penderitaan seorang pasien, ke-cuali di dalam hal tertentu yang dikehendaki oleh hukum. Seorang hakim tidak dibenarkan menerima suap dalam keadaan bagaimanapun, seperti juga seorang polisi, petugas penegak hukum. Guru juga begitu: banyak rambu-rambu yang diperkenalkan di dalam kode etik organisasi profesional, yang intinya adalah untuk memastikan agar setiap anggotanya menjunjung tinggi tugas yang diberikan ke- padanya, termasuk menyimpan rahasia jabat-an. Tetapi kata orang, pelacuran pun mempunyai kode etik atau rahasia jabatan, yakni tidak mengambil langganan yang sudah menjadi `milik' pelacur lain, dan tidak membongkar identitas pelanggannya. Jadi profesionalisme yang bagaimana yang kita perlukan?

C. Kode Etik Guru

Melaksanakan Kode Etik Guru, sebagai jabatan profesional guru dituntut untuk memiliki kode etik, seperti yang dinyatakan dalam Konvensi Nasional Pendidikan I tahun 1988, bahwa profesi adalah pekerjaan yang mempunyai kode etik yaitu norma-norma tertentu sebagai pegangan atau pedoman yang diakui serta dihargai oleh masayarakat. Kode etik bagi suatu oeganisasai sangat penting dan mendasar, sebab kode etik ini merupakan landasan moral dan pedoman tingkah laku yang dijunjung tinggi oleh setiap anggotanya. Kode etik bergungsi untuk mendidamisit setiap anggotanya guna meningkatkan diri, dan meningkatkan layanan profesionalismenya deni kemaslakatan oranglain.

Memiliki otonomi dan rasa tanggung jawab. Otonomi dalam artian dapat mengatur diri sendiri, berarti guru harus memiliki sikap mandiri dalam melaksanakan tugasnya. Kemandirian seorang guru dicirikan dengan dimilikinya kemampuan untuk membuat pihlihan nilai, dapat menentukan dan mengambil keputusan sendiri dan dapat mempertanggungjawabkan keputusan yang dipilihlnya.

Isi kode etik guru indonesia
  • Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia indonesia seutuhnya berjiwa Pancasila
  • Guru memiliki dan melaksanakan kewjujuran professional
  • Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan
  • Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar
  • Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan
  • Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu da martabat profesinya
  • Guru memelihara hubungan profesi semangat kekeluargaan dan kesetiakawanana nasional
  • Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organiosasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian
  • Guru melaksanaakn segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan 


BAB III
KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Tidak dapat dinaifkan bahwa memang tidak mudah merumuskan dan menggambarkan profil seorang guru profesional. Apakah mungkin karena itu, maka kita tidak dapat menemukan guru yang memenuhi syarat profesionalisme? Tidak. Bukan karena itu, masih banyak guru yang berhati guru dan berjiwa guru. Masih banyak guru yang hidup dan ma-tinya diberikan kepada tugasnya mendidik anak bangsa. Masih banyak guru yang berpotensi profesional. Tetapi dunia sekeliling guru tidak memahami potensi itu. Dunia sekeliling guru masih terlalu banyak berwatak anti profesionalisme. Watak birokrasi misalnya, masih terlalu kental sebagai watak yang tidak menghormati _ karena tidak memahami _ hakikat profesionalisme.

B. Saran
Profesionalisasi berkaitan dengan apa yang kita percayai sebagai tujuan yang semestinya kita capai. Dengan serangkaian tujuan yang jelas, kita kemudian dapat meng- identifikasi berbagai indikator keberhasilan. Dan dengan itu akan lebih mudah kita memahami wujud profesionalisme yang dikehendaki. Tetapi profesionalisasi juga berkaitan dengan living realisties yang berpengaruh terhadap keberhasilan kita mendidik tenaga-tenaga profesional; sumber daya manusia, sarana, iklim politik, dan berbagai unsur di da-lam ecosystem pendidikan yang harusnya diperhitungkan di dalam mencapai tujuan. 


DAFTAR PUSTAKA

Semiawan, C.R. 1991. Mencari Strategi Pengembangan Pendidikan Nasional Menjelang Abad XXI. Jakarta: Grasindo.

Sumargi. 1996. Profesi Guru Antara Harapan dan Kenyataan. Suara Guru No. 3-4/1996. 

http://makalahfrofesikependidikan.blogspot.com/2010/07/profesionalisme-dunia-pendidikan.html

Supriadi, D. 1998. Mengangkat Citra dan Martabat Guru. Jakarta: Depdikbud.

Surya, H.M. 1998. Peningkatan Profesionalisme Guru Menghadapi Pendidikan Abad ke-21n (I); Organisasi & Profesi. Suara Guru No. 7/1998.
dasar info dari : http://aadesanjaya.blogspot.com/2011/01/makalah-profesi-dunia-pendidikan.html